DEMURE

moodboard-vol

Sebelum post ini, saya sudah pernah bercerita sedikit kalau saya bersama salah satu sahabat dari semasa kuliah saya, Dinda, sedang menekuni projek kami berdua yakni line aksesoris yang saat ini masih fokus pada desain kalung buatan tangan dengan elemen kayu sebagai aksen utamanya.

Lahir dari kegundah-gulanaan (hayaah) kami berdua ingin menuangkan kesukaan kami pada aksesoris khususnya kalung dengan desain yang ‘kami banget’.  Cerita dari awal ya. Dulu pas lagi jamannya kuliah, Dinda beberapa kali menginap di kosan saya. Dengan niat ada temen begadang dan teman mengeluh saat mengerjakan tugas kuliah arsitektur yang bagi saya sungguhlah ‘menyiksa’ kalau bekerja sendirian (walau tugas individu) karena menerka-nerka teman yang lain sudah sampai sejauh apa atau berapa banyak output yang sudah mereka siapkan. Suatu malam (atau pagi buta saya lupa) Dinda mengajak saya kalau lulus nanti bikin usaha sendiri bikin kalung yang ‘beda’ desainnnya. Saya ‘ayo’-kan dan kami sedikit berkhayal seperti apa konsepnya.

Waktu berjalan. Kami lulus sarjana Arsitektur. Saya bekerja di konsultan landscape, Dinda melanjutkan profesi arsitek. Di tengah kesibukan kami, pertanyaan dan ajakan untuk bikin usaha sendiri itupun muncul kembali. Tapi kali ini saya benar-benar ingin mewujudkan, bukan sekedar konsep dan obrolan. Akhirnya di awal bulan Maret 2016, saya dan Dinda janjian ketemu dengan schedule menggodok ide dan konsep awal seperti apa yang kami berdua mau.

Ketika mengungkapkan ide masing-masing ternyata yang ada di dalam otak kami nyaris sama! Jadi untuk ide dan konsep kami tidak butuh waktu lama untuk menyamakan suara. Banyakan rumpi-nya sepertinya di pertemuan pertama haha. Saking cepatnya di hari pertama pertemuan itu juga kami langsung mencari nama yang akan kami gunakan sebagai ‘muka’ brand kita nanti, logonya, membuat e-mail, moodboard, pokoknya apapun yang bisa dicicil kami cicil.

Nama DEMURE diambil karena artinya yang menggambarkan sifat kalem dan tidak ‘sombong’. Kami memandang seperti itulah sifat kayu. Kayu jika dilihat sangatlah sederhana, hampir ada dimana saja. Alami, berbeda dengan material modern yang sekarang makin beragam. Tapi dalam sederhananya tampilan kayu, fungsi dan gunanya sangat banyak dan beragam. Dari hal yang kecil sampai kebutuhan yang besar. Intinya kami melihat kayu sebagai material multifungsi, sederhana, yang akan terlihat ‘wow’ dengan sendirinya jika di olah dengan baik.

Selang beberapa minggu kami bertemu lagi untuk mendesain. Dari pagi menuju siang hingga hari mulai gelap kami habiskan untuk menuangkan masing-masing ide dalam desain. Pada koleksi awal ini, bentuk desain kami tidak berangkat dari filosofi tertentu. Kami mencoba bermain komposisi bentuk geometri persegi dan komposisi warna dari palet yang sudah kami tentukan sebelumnya. Saling memberi masukan desain satu dan lainnya sambil juga mengira-ngira bagaimana membuatnya, dimensinya, dan lain sebagainya. Sampai akhirnya menghasilkan 7 desain awal.

all
(Minus BRANCHES)

Next! Setelah kami recap bentuk-bentuk modul yang dibutuhkan dalam pembuatan kalung, kami mulai kulik workshop kayu yang kira-kira mau menerima custom potongan kayu yang relatif kecil-kecil. Awalnya saya kira mudah, pasti tukang kayu/furnitur manapun bisa. Salah. Justru karena produksi awal kami masih sedikit dan potongannya kecil-kecil beberapa menolak. Sampai akhirnya kami mendatangi satu-satu workshop kayu di daerah Kemang Timur. Bertemu lah dengan salah satu workshop yang menyanggupi. Namun tetap, harga yang diajukan relatif mahal karena produksi kami hanya sedikit. Saya dan Dinda berpikir untuk koleksi pertama ini tidak apa-apa kami coba dulu saja. Siapa tau seiring berjalannya waktu nanti kami bisa menemukan workshop atau solusi lain untuk produksi kayunya.

And here is our very first collection called ‘SPRING’ ;D

This slideshow requires JavaScript.

Xx, Wulan

sign2

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s